Sarana dan prasarana yang harus dimiliki TUK untuk mendukung kegiatan uji kompetensi adalah, yaitu:

  1. Sarana untuk uji kompetensi yang mencakup peralatan yang diperlukan untuk mendukung kegiatan uji kompetensi seperti misalnya komputer, meja dan kursi, alat tulis, log-book, data-data karyawan yang diuji.

TUK harus memiliki sarana antara lain:

  • Perangkat keras dan lunak yang sesuai standar yang ditetapkan
  • Meja dan kursi dengan letak dan posisi yang serasi sehingga peserta dapat duduk dengan nyaman dan dapat menjangkau mejanya dalam posisi yang baik.
  • Terdapat ruang simulasi untuk kegiatan ekspor impor
  • Prasarana untuk uji kompetensi yang mencakup ruangan uji teori dan tempat untuk melaksanakan penilaian di tempat kerja (workplace assessment) sebagai salah satu bukti yang harus dipenuhi oleh peserta uji.
    • Bangunan TUK sebaiknya milik sendiri jika bangunan tsb dalam status sewa, maka masa sewa minimal 2 tahun ke depan.
    • Ruangan TUK harus terjaga tetap tenang dan tertutup, hanya peserta ujian dan staf yang bertugas yang berhak memasuki ruangan ujian
    • Suhu ruangan harus cukup nyaman, tidak terlalu panas ataupun terlalu dingin bagi peserta ujian maupun peralatannya
    • Cahaya dalam ruangan ujian harus dibuat senyaman mungkin sehingga tidak terlalu terang dan menyilaukan ataupun gelap sehingga mengganggu pandangan.
    • Ruangan ujian harus cukup besar sehingga tersedianya ruang gerak yang cukup bagi peserta ujian selama mengerjakan ujian.
    • TUK harus memiliki peralatan pemadam api, akses-akses darurat bagi upaya penyelamatan.
  • Organisasi

Organisasi TUK harus disesuaikan dengan standar LSPEII terutama  pada kegiatan ekspor impor

  1. Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia (SDM) yang diperlukan dalam uji kompetensi disediakan oleh perusahaan/Instansi pemohon yang ditunjuk sebagai TUK. Karena sifatnya yang bisa tidak permanen, SDM ini bisa dari perusahaan yang bersangkutan dengan status diperbantukan selama uji kompetensi berlangsung.

SDM yang diwajibkan pada TUK adalah:

  • Minimal harus ada seorang asesor yang sudah mengikuti pelatihan dan pendidikan assesor untuk melaksanakan uji kompetensi. Assesor harus memahami sistem ujian, tegas dan jujur.
  • Tersedianya tenaga perbantuan administrasi kantor selama ujian berlangsung untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan salama ujian berlangsung
  • Pendanaan

Sumber pendanaan TUK berasal dari perusahaan/instansi yang ditunjuk sebagai TUK khususnya yang bersangkutan dengan menyediakan akomodasi dan peralatan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan uji kompetensi

  1. Pedoman Mutu

Akreditasi TUK adalah suatu proses penilaian secara menyeluruh terhadap tempat melaksanakan uji kompetensi, berdasarkan standar akreditasi yang ditetapkan oleh LSPEII yang secara normatif akan mengikat dalam status kelembagaan sebagai tempat ujian yang diberikan dan dalam tugas pokok, fungsi dan tanggungjawabnya, dan secara teknis mampu menjamin iuran sesuai dengan kualitas yang disyaratkan oleh standar kompetensi/standar kualifikasi.